Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Puskesmas Gondosari Ikuti Karnaval HKN 2022, Dengan Tema Pencegahan Leptospirosis

Sabtu, 12 November 2022 | November 12, 2022 WIB Last Updated 2022-11-12T07:52:56Z


Kabar-Indonesia.com | Pacitan - Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati pada tanggal 12 November setiap tahunnya. Pada tahun 2022 ini, Hari Kesehatan Nasional memasuki peringatan yang ke-58.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ini bisa menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Apalagi pasca pandemi COVID-19 beberapa tahun terakhir.

Kemeriahan Hari Kesehatan Nasional di Kabupaten Pacitan digelar meriah dengan melakukan Karnaval dari 32 Puskesmas dan beberapa Rumah Sakit yang ada di Kabupaten berjuluk Paradise Of Java tersebut.

Seperti Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung yang ikut berpartisipasi dalam gelaran tersebut menampilkan tema "Pencegahan Leptospirosis".

"Tema ini di ambil untuk mengantisipasi penyebaran virus Leptospirosis yang pernah melanda wilayah kerja Puskesmas Gondosari pada tahun 2017 hingga 2018 lalu, namun dengan metode yang di terapkan,Alhamdulillah sejak akhir tahun 2018 hingga saat ini wilayah kami telah terbebas dari virus tersebut,"ujar dr.Johan Tri Putranto Kepala Puskesmas Gondosari kepada awak media, Sabtu (12/11/2022).

Lebih lanjut Johan mengatakan jika Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini menyebar lewat paparan urine atau hewan yang terinfeksi Leptospira.

"Dan penyakit ini tak hanya menyerang manusia, bakteri ini juga dapat menginfeksi hewan (zoonosis). Karena bakteri Leptospira dapat hidup dan berkembang biak di tubuh hewan dalam jangka waktu yang lama,"tambahnya.

Kepada masyarakat juga perlu tau ada beberapa hewan yang bisa menjadi sumber penyebaran leptospirosis, diantaranya adalah tikus, anjing, sapi, babi, kucing, kuda, dan juga hewan liar. Kasus penyakit ini banyak timbul pada musim hujan, terutama pada daerah yang terkena banjir dengan sanitasi yang buruk.

"Jadi penyakit Leptospirosis punya gejala mirip dengan influenza, Apabila tidak diobati dengan segera, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan di organ dalam dan bahkan berefek fatal. Karena penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira yang hidup di dalam ginjal hewan. Bakteri keluar bersama dengan urine hewan terinfeksi, dan dapat mengkontaminasi tanah serta air,"ungkapnya.

Penyakit leptospirosis pada manusia dapat terjadi jika minum air yang terkontaminasi bakteri Leptospira Masuk ke dalam air atau kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi bakteri Leptospira saat terdapat luka di kulit mata, hidung, dan mulut terkontaminasi dengan air atau tanah yang mengandung bakteri Leptospira

Mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi Faktanya, tidak semua orang yang terinfeksi leptospirosis langsung menampakkan keluhan.Secara umum, gejala barulah muncul setelah pasien melewati masa inkubasi, yakni berkisar 2-30 hari (rata-rata 5-14 hari).

"Masyarakat harus tau gejala leptospirosis yang dapat muncul, seperti Demam tinggi sampai menggigil,Nyeri otot, utamanya di area betis,Nyeri kepala,Sakit tenggorokan,Batuk kering,Mual dan muntah,Mata merah,Diare,Bercak kemerahan di kulit,"tandasnya.

Semoga dengan acara karnaval ini ini bisa mengedukasi kepada masyarakat terkait penyakit leptospirosis juga penyakit lain seperti Stanting, DBD dan lainnya, Selamat Hari Kesehatan Nasional ke 58 tahun 2022 "Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku".(tyo)

×
Berita Terbaru Update