Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Diduga Pengerjaan Tambal Sulam Asal-Asalan, Jalan Nasional Pacitan-Solo Baru 1 Bulan Lebih Sudah Ambyar

Selasa, 14 Maret 2023 | Maret 14, 2023 WIB Last Updated 2023-03-14T09:12:51Z

Kabar-Indonesia.com | Pacitan - Perbaikan Jalan Nasional Pacitan - Solo khususnya jalur di Desa Pringkuku Kecamatan Pringkuku Pacitan saat tambal sulan diduga dikerjakan asal-asalan. Hal tersebut menuai kritikan dari masyarakat setempat juga masyarakat penguna jalan tersebut.

Pasalnya Jalan yang berlobang tersebut baru sekitar 2 (dua) bulan di lakukan penambalan, namun kini sudah ambyar bahkan batu campuran aspal berserakan dan membahayakan penguna jalan yang melintas, bahkan ada wisatawan dari luar pacitan mengalami kecelakaan.

 ”Kayaknya ini Pengerjaannya seperti  asal-asalan dan jauh dari harapan. Baru 2 bulan di tambal aspalnya sudah mengelupas dan batu campuran aspal nya juga berserakan, Apakah perencanaan atau memang kontraktor dan pengawasnya yang tidak becus,”kata salah satu masyarakat sekitar kepada awak media, Selasa (14/03/2023).

Menurutnya, hal tersebut sudah berulang kali terjadi. Jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang, setelah ditambal, hanya beberapa minggu sudah mengelupas dan rusak kembali. Lokasi kerusakan juga hanya di titik yang lama. 

Jika masalahnya adalah kendaraan yang melintas over kapasitas, mestinya penambalan lubang tidak menggunakan cara yang biasa. Harus dengan penanganan khusus agar tidak mudah rusak meski dilewati kendaraan berat.

"Ini seolah-olah menambalnya asal-asalan dan yang penting lubangnya tertutup, tidak melihat kualitas pekerjaannya, kalau sudah seperti ini yang di rugikan pengendara juga,bisa mengalami kecelakaan,apa lagi jika malam hari lubang-lubang tersebut tidak kelihatan,"tambahnya.

Sebagai bahan masukan kepada Dinas PU Bina Marga Jalan Nasional Wilayah Pacitan agar dalam pelaksanaan pengerjaan tambal sulam di awasi dengan benar dan teliti, karena jalan ini jalur ekonomi serta wisata di wilayah pacitan. 

"Jadi jagan asal jadi saja kalau mengerjakan tambal sulam, nanti baru berapa minggu sudah hancur lagi, atau pekerjaan ini sengaja di buat seperti itu agar anggaran untuk tambal sulam bisa di ajukan lagi dan lagi,"timpal masyarakat lainnya.

Namun ketika awak media mencoba meminta konfirmasi dari pejabat PU Bina Marga Jalan Nasional Wilayah Pacitan tidak ada respon sama sekali bahkan menutup diri terhadap wartawan dengan berbagai alasan.(tyo)
×
Berita Terbaru Update