Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Aliansi Masyarakat Bone Peduli Demokrasi Gelar Aksi di KPU Bone

Sabtu, 24 Februari 2024 | Februari 24, 2024 WIB Last Updated 2024-02-24T14:32:12Z

Kabar-Indonesia.com | Bone- Puluhan masyarakat yang tergabung di Aliansi Masyarakat Bone Peduli Demokrasi menggelar aksi damai yang memukau, menuntut pemilu yang damai, mendukung KPU dan Bawaslu dalam menjalankan tugas, serta menghentikan intimidasi dan penyebaran hoaks. Sabtu (24/02/2024).

Dibawah koordinasi Muh. Azhoq Ardi Supardi, aliansi ini menggabungkan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bone, menjadikannya sebagai suara yang menggema dalam menegakkan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat.

Aksi damai tersebut dimulai pada pukul 17.30 WITA, ketika peserta aksi tiba di Kantor KPU Bone yang berlokasi di Jalan Salak Watampone, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Mereka menggunakan mobil tronton sebagai panggung orasi dan sarana mobilisasi peserta.

Dalam orasi-orasi yang dilakukan, aliansi ini menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pemilu secara damai dan tertib. Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjalankan tugasnya menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi.

Peserta aksi kemudian diterima oleh Ketua KPU Bone, Yusran Tajuddin, S.Pd., M.Pd., bersama Komisioner KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Rusnaedi, S.Pd., M.Si., serta didampingi oleh Sekretaris KPU Bone, Resmiati, S.E., M.Si. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pihak terkait di KPU Bone.

Dalam pertemuan tersebut, aliansi menyampaikan tuntutan utamanya, yaitu siap mengawal pemilu dengan damai, mendukung kinerja KPU dan Bawaslu, serta menuntut penghentian intimidasi dan penyebaran hoaks yang dapat mengganggu keberlangsungan proses demokrasi yang sehat.

Ketua KPU Bone dan jajaran komisioner menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh aliansi tersebut. Mereka menegaskan bahwa setiap masukan dan kritik dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.

(Kabar-Indonesia.com/r.s)
×
Berita Terbaru Update