Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 934/SBY di Dusun Salam, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari pemerintah desa serta warga setempat. Kehadiran satuan ini dinilai memberikan dampak positif nyata, mulai dari penyediaan fasilitas air bersih, pembukaan akses jalan, hingga peningkatan stabilitas keamanan wilayah.
Selain memperkuat pertahanan dan ketertiban, keberadaan prajurit TNI di lokasi tersebut turut difokuskan pada program ketahanan pangan. Para prajurit secara aktif mendampingi petani lokal dalam mengolah lahan produktif guna memacu roda perekonomian masyarakat pedesaan.
Perwakilan warga Dusun Salam, Bosiran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah serta TNI atas dimulainya pembangunan Batalyon TP 934/SBY di kawasan pemukiman mereka.
"Mewakili warga masyarakat, saya mengucapkan terima kasih atas pembangunan Yon TP 934 di Pacitan ini. Harapannya, semoga dengan dibangunnya markas satuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan menjamin keamanan masyarakat agar lebih kondusif di wilayah kami," ujar Bosiran saat ditemui di lokasi pembangunan, Sabtu (25/7/2026).
Senada dengan warga, Kepala Desa Ngadirejan, Ahmad Suhadi, mengapresiasi langkah strategis pemerintah dan jajaran TNI yang memilih wilayahnya sebagai lokasi penempatan Batalyon Teritorial Pembangunan.
"Kami berharap dengan dibangunnya Yon TP 934/SBY di Pacitan ini dapat meningkatkan kesejahteraan serta menjaga kondusifitas keamanan, khususnya di wilayah Desa Ngadirejan," tutur Ahmad Suhadi.
Ahmad menambahkan, kehadiran prajurit dan fasilitas pertahanan teritorial tersebut diyakini membawa manfaat multi-sektor, termasuk memicu pertumbuhan ekonomi warga sekitar melalui terbukanya infrastruktur jalan baru dan rasa aman dalam beraktivitas harian.
Pembangunan Yon TP 934/SBY di Kabupaten Pacitan menjadi wujud nyata sinergi antara negara dan rakyat. Kehadiran TNI tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak pembangunan sosial-ekonomi di daerah secara berkelanjutan. (*)
