Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Kejar Target Verifikasi Desa STBM 2027, Pemdes Ngunut dan Puskesmas Bandar Garap 5 Pilar Sanitasi

Rabu, 14 Oktober 2026 | Oktober 14, 2026 WIB Last Updated 2026-10-14T09:14:49Z
Jajaran Pemdes Ngunut, perangkat desa, serta kader kesehatan menyimak pemaparan materi saat kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar di Balai Desa Ngunut, Kecamatan Bandar, Pacitan, Selasa (13/10/2026). (Foto: Istimewa)

𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫-𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚.𝐜𝐨𝐦 | 𝐏𝐀𝐂𝐈𝐓𝐀𝐍 — Pemerintah Desa Ngunut, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, bekerja sama dengan Puskesmas Bandar dan Pemerintah Kecamatan Bandar resmi memulai program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar melalui kegiatan Sosialisasi dan Advokasi di Balai Desa Ngunut, Selasa (13/10/2026). 

Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan serta mendorong kesadaran warga dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. 

​Program STBM 5 Pilar ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui metode pemicuan perubahan perilaku. Lima pilar utama yang menjadi target intervensi meliputi penghentian kebiasaan buang air besar sembarangan (Stop BABS), pembiasaan mencuci tangan memakai sabun, pengolahan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. 

​Upaya percepatan ini dinilai mendesak lantaran di wilayah kerja Puskesmas Bandar—yang membawahi Desa Bangunsari, Desa Ngunut, Desa Petungsinarang, dan Desa Bandar—belum ada satu pun desa yang berhasil terverifikasi memenuhi kriteria lengkap STBM 5 Pilar. 

​Guna memastikan program berjalan hingga ke tingkat basis, sosialisasi tersebut melibatkan seluruh elemen kunci masyarakat, mulai dari kepala dusun, Tim Penggerak PKK, kader kesehatan, hingga ketua RT dan RW. 

Para peserta dibekali pemahaman teknis mengenai tahapan perubahan perilaku, penyediaan sarana pendukung sanitasi, serta rencana pembentukan Tim STBM khusus di tingkat desa hingga dusun. 

​Camat Bandar yang memimpin langsung jalannya kegiatan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pihaknya berkomitmen mengintegrasikan program STBM dengan skema bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk membantu penyediaan fasilitas sanitasi bagi warga kurang mampu. 

​Jajaran Pemerintah Desa Ngunut bersama para kader kesehatan menyatakan kesiapannya untuk mengawal seluruh tahapan, mulai dari pemicuan hingga monitoring dan evaluasi. 

Desa Ngunut menargetkan proses verifikasi resmi sebagai Desa STBM 5 Pilar dapat dicapai pada Juni 2027 mendatang demi mewujudkan lingkungan pemukiman yang bersih, sehat, dan layak. (Gines/red)

×
Berita Terbaru Update